Orang Ketiga Review

Judul: Orang Ketiga
Penulis: Yudhita Hardini
Penerbit: GagasMedia
Hlm: 242
Tahun: 2010
ISBN: 9789797803940
Harga: IDR 30.000
Rated: 3/5
Sinopsis:
Orang Ketiga:   
Tak ada yang lebih menyakitkan daripada menatap kedua mata orang yang kamu cintai, lalu menemukan bayangan orang lain terpantul disana.

Jadi orang ketiga bukan sesuatu yang membanggakan.

Namun, hati kadang-kadang terlalu naif pada godaan bernama cinta. Tanpa bisa dicegah, tahu-tahu saja kamu terjebak dalam hubungan segitiga. Kamu berusaha keluar, mencari jalan pulang. Kamu bahkan menumpuk banyak alasan untuk berhenti memikirkannya. Berhenti menginginkannya.

Sayangnya, terlambat... kamu terlanjur mencintainya.

Angga dan Anggi makin dekat. Ketika Anggi mengungkapkan rasa sayangnya pada Angga, ia baru tahu kalau Angga ternyata sudah punya pacar. Ia patah hati. Tapi ia sudah terlanjur jatuh cinta setengah mati terhadap Angga. Lalu bagaimana?


Anggi memilih untuk memperjuangkan cintanya. Sayang Anggi kepalang sudah cinta buta dan bahkan rela jadi orang ketiga. Pilihan yang bagaimanapun tidak adil untuk semua pihak. Namun hatinya sakit, ia ingin Angga jadi miliknya seutuhnya.

Yudhita menjelaskan betapa nikmatnya selingkuh itu sehingga banyak yang kepeleset disana. Debar-debarnya, strateginya, di satu sisi harus tetap menyenangkan pacar dan disisi lain memesona selingkuhan. Duuh, rasa excitement itu rupanya jadi faktor yang bikin ketagihan. 

Ceritanya ringan dan tipikal metropop. Tapi Yudhita pintar mengeksekusi cerita dengan gaya bahasa yang asyik. Saya sempat kesal dengan perkembangan cerita dimana akhirnya Anggi dan Angga memilih untuk melanjutkan hubungan mereka secara backstreet. Masalahnya Angga digambarkan juga benar-benar mencintai Anggi, jadi gimana yaa~ pengen marah jadi nggak bisa.

Di sisi lain, saya malah suka banget sama tokoh Rudi. Laki-laki ini dewasa, ngemong dan sudah dianggap sebagai kakak oleh Anggi. Cowok ini juga sempat dimanfaatin Anggi, dijadikan tempat pelarian sementara. Selain itu ada Kayla, sahabat Anggi yang tenang dan logis. Sehingga kedua tokoh ini menjadi penyeimbang psikologis Anggi.

Bahkan endingnya pun manis. Saya dibuat ngikik kayak abege *lah emang udah bukan abegea lagi ya? doh* Ditambah covernya yang sweet abis ini saya kasih 3.5 bintang. Cocok dibaca buat siapapun yang punya problem sama: selingkuh atau diselingkuhi. Baca buku ini.

Leave A Comment

Translate to your language

Diberdayakan oleh Blogger.